
Ilustrasi: Shutterstock
JAKARTA - Sebagian mahasiswa kini sedang menjalani masa ujian tengah semester (UTS). Selama menghadapi UTS, rata-rata mahasiswa akan menghabiskan waktunya untuk mempelajari materi yang diujikan. Namun, enggak sedikit juga yang menyepelekan UTS karena berpikir bahwa yang terpenting adalah hasil ujian akhir semester (UAS) nanti.
Jangan salah, ternyata UTS bisa memberi banyak pengaruh pada nilai akhirmu di ujung semester. Mau tahu alasannya? Simak ulasan berikut ini.
Tabungan nilai UAS
Biasanya, nilai UTS akan mengambil porsi 30-40 persen dari total nilai akhir. Tambahan lainnya berasal dari nilai UAS, tugas-tugas serta kehadiran dan keaktifan mahasiswa di kelas. Oleh karena itu, nilai tinggi saat UTS akan membuat tugasmu lebih ringan. Meski demikian, tentu saat UAS kamu enggak boleh lengah dan tetap mempersiapkannya dengan matang.
Bahan evaluasi
Hasil UTS bisa menjadi bahan renungan seorang mahasiswa dalam menilai kinerja belajarnya selama setengah semester terakhir. Saat hasil UTS kurang memuaskan, kamu bisa memperbaiki diri agar tampil sempurna di sesi UAS. Misalnya, lebih aktif di kelas, memerhatikan dosen saat mengajar, dan belajar kelompok.
Tingkat kesulitan
Materi di sesi UAS biasanya lebih sulit ketimbang sesi UTS. Itu sebabnya, kemungkinan kamu mencapai nilai yang tinggi lebih besar pada periode UTS. Jangan sia-siakan waktu pada sesi UTS. Kamu harus tetap fokus dan berusaha mendapat hasil yang maksimal supaya enggak keteteran kuliah.
Motivasi
Nilai UTS yang bagus akan memberikan motivasi dan suntikan semangat pada sesi UAS. Kamu akan jauh lebih semangat untuk mendapatkan nilai yang lebih tinggi lagi.
Semangat belajar!
Source: okezone.com
Jangan salah, ternyata UTS bisa memberi banyak pengaruh pada nilai akhirmu di ujung semester. Mau tahu alasannya? Simak ulasan berikut ini.
Tabungan nilai UAS
Biasanya, nilai UTS akan mengambil porsi 30-40 persen dari total nilai akhir. Tambahan lainnya berasal dari nilai UAS, tugas-tugas serta kehadiran dan keaktifan mahasiswa di kelas. Oleh karena itu, nilai tinggi saat UTS akan membuat tugasmu lebih ringan. Meski demikian, tentu saat UAS kamu enggak boleh lengah dan tetap mempersiapkannya dengan matang.
Bahan evaluasi
Hasil UTS bisa menjadi bahan renungan seorang mahasiswa dalam menilai kinerja belajarnya selama setengah semester terakhir. Saat hasil UTS kurang memuaskan, kamu bisa memperbaiki diri agar tampil sempurna di sesi UAS. Misalnya, lebih aktif di kelas, memerhatikan dosen saat mengajar, dan belajar kelompok.
Tingkat kesulitan
Materi di sesi UAS biasanya lebih sulit ketimbang sesi UTS. Itu sebabnya, kemungkinan kamu mencapai nilai yang tinggi lebih besar pada periode UTS. Jangan sia-siakan waktu pada sesi UTS. Kamu harus tetap fokus dan berusaha mendapat hasil yang maksimal supaya enggak keteteran kuliah.
Motivasi
Nilai UTS yang bagus akan memberikan motivasi dan suntikan semangat pada sesi UAS. Kamu akan jauh lebih semangat untuk mendapatkan nilai yang lebih tinggi lagi.
Semangat belajar!
Source: okezone.com
No comments:
Post a Comment