
Keputusan mengambil studi S-2 perlu direncanakan dengan matang. (Ilustrasi: Shutterstock)
JAKARTA - Enggak semua lulusan S-1 langsung
punya rencana buat lanjut kuliah S-2. Ada yang menunda untuk cari kerja
dulu, dan ada juga yang menunggu kesempatan beasiswa untuk kuliah ke
luar negeri.
Seorang mahasiswi S-2, Syifa Maharani, mengatakan, sudah merencanakan S-2 sejak 2013. Artinya, dia memilih untuk melanjutkan S-2 setelah dua tahun lulus dari pendidikan sarjana.
"Aku lulus 2011. Alasan baru ambil S-2 dua tahun berikutnya karena targetku sebelum umur 27 harus sudah lulus S-2," ungkapnya saat dihubungi Okezone belum lama ini.
Setelah lulus S-1, lulusan jurusan komunikasi ini kemudian bekerja di salah satu agency periklanan di Jakarta, sampai akhirnya pada 2013 dia diterima S-2 di jurusan Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (UI). Namun, ujar Syifa, saat itu dia mulai tertarik pada bidang bisnis.
"Aku enggak jadi masuk S-2 UI, dan mulai cari sekolah bisnis yang punya akreditasi bagus, PTN negeri, lokasi dekat, biaya terjangkau, dan waktu belajar bisa malam," imbuhnya.
Cewek berkerudung ini akhirnya berhasil masuk Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (MB-IPB) pada 2014. Meski molor satu tahun dari rencananya, Syifa masih bisa memenuhi target memiliki gelar magister sebelum 27 tahun.
"Biasanya kalau kerja kualifikasi S-1 usia ada batasnya sampai 27, jadi maksimal aku harus lulus S-2 waktu 27 tahun. Sekarang umur aku belum masuk 26, jadi masih ada kesempatan," tandasnya.
Nah, kalau kamu, umur berapa mau melanjutkan S-2?
Seorang mahasiswi S-2, Syifa Maharani, mengatakan, sudah merencanakan S-2 sejak 2013. Artinya, dia memilih untuk melanjutkan S-2 setelah dua tahun lulus dari pendidikan sarjana.
"Aku lulus 2011. Alasan baru ambil S-2 dua tahun berikutnya karena targetku sebelum umur 27 harus sudah lulus S-2," ungkapnya saat dihubungi Okezone belum lama ini.
Setelah lulus S-1, lulusan jurusan komunikasi ini kemudian bekerja di salah satu agency periklanan di Jakarta, sampai akhirnya pada 2013 dia diterima S-2 di jurusan Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (UI). Namun, ujar Syifa, saat itu dia mulai tertarik pada bidang bisnis.
"Aku enggak jadi masuk S-2 UI, dan mulai cari sekolah bisnis yang punya akreditasi bagus, PTN negeri, lokasi dekat, biaya terjangkau, dan waktu belajar bisa malam," imbuhnya.
Cewek berkerudung ini akhirnya berhasil masuk Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (MB-IPB) pada 2014. Meski molor satu tahun dari rencananya, Syifa masih bisa memenuhi target memiliki gelar magister sebelum 27 tahun.
"Biasanya kalau kerja kualifikasi S-1 usia ada batasnya sampai 27, jadi maksimal aku harus lulus S-2 waktu 27 tahun. Sekarang umur aku belum masuk 26, jadi masih ada kesempatan," tandasnya.
Nah, kalau kamu, umur berapa mau melanjutkan S-2?
No comments:
Post a Comment